Pengalaman nomor induk kependudukan hilang dan berganti

September 20, 2016 sharing

nomor-induk-kependudukan-berganti

Ada yang pernah punya pengalaman Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak terdaftar, berganti atau hilang di database dinas kependudukan? saya yakin pasti hanya sedikit orang yang mengalami hal tersebut dan sialnya itu terjadi pada saya. Suatu hari pada tahun 2012 saya lupa tanggal pastinya, ketika pemerintah merubah ktp non eletronik menjadi eKTP, semua orang-orang di daerah saya mendapatkan undangan untuk membuat eKTP di keluarahan, tapi saya tidak. Pikir saya, ya sudahlah toh saya juga sudah punya KTP non eletronik yang masih berlaku.

Namun beberapa bulan kemudian karena ingin mempunyai eKTP saya pun akhirnya berinisiatif untuk membuatnya sendiri dengan mendatangi dinas kependudukan, pada saat itu saya telah melakukan segala macam prosedur pembuatan eKTP mulai dari scan mata, foto, scan sidik jari, dsb di dinas kependudukan. Setelah berbulan-bulan eKTP saya tidak kunjung jadi, bertanya pada saudara saya yang bekerja di dinas kependudukan pun tak ada kejelasan, ia hanya menjawab “mungkin belum jadi dari pusatnya”.

Kemudian sekitar tahun 2015 (atau 2014 saya lupa) ada pembuatan eKTP susulan bagi yang belum terdaftar, namun lagi-lagi hasilnya nihil, saat orang lain mendapatkan eKTP, saya tak kunjung mendapatkannya. Disini saya sudah mulai menyerah, okelah mungkin saya harus pake KTP biasa saja (non eletronik), toh itu juga masih bisa saya gunakan. Kebingungan mulai terjadi disini. 

Di tahun 2016 saya memlihat di berita, pemerintah mengelurkan peraturan bahwa ketika seseorang ingin membuat rekening bank, sim, dan lain sebagainya haruslah menggunakan eKTP. Tapi saya masih bingung kenapa tak kunjung bisa punya eKTP, akhirnya saya mendatangi dinas kependudukan lagi, baru di sini diketahui penyebabnya.

Singkat cerita ketika mereka (dinas kependudukan) membuatkan saya eKTP dan hasilnya adalah nama di ktp, foto dan alamatnya bukan atas nama saya, walaupun NIKnya adalah NIK milik saya. Penyebab kenapa saya tak kunjung dapat eKTP, ternyata karena NIK saya telah digunakan oleh orang lain. Kenapa ini bisa terjadi? saya juga tidak tahu, yang jelas setahu saya NIK itu digunakan seumur hidup dan tidak akan berganti. [crp]

Hal yang membuat saya marah adalah NIK tersebut digunakan oleh orang yang saya kenal, yaitu teman SD, walaupun orang tersebut bukan teman dekat. Jadi ceritanya adalah teman SD saya tersebut pernah mengganti namanya menjadi sama dengan nama saya (walaupun nama belakangnya berbeda) dan tidak tahu kenapa dia bisa menggunakan NIK saya tersebut? Entah disengaja atau tidak oleh dinas yang mengatur NIK, yang jelas NIK saya sekarang digunakan oleh orang tersebut. Saya juga tidak tahu apakah jika seseorang menggati nama apakah NIK nya akan ganti juga?

Karena NIK saya digunakan oleh orang tersebut, hingga saya pun tak bisa lagi menggunakannya. Otomatis ketika membuat kartu keluarga baru, nama yang muncul adalah nama dia. Berikut ini solusinya, jika anda juga mengalami hal seperti ini atau kehilangan NIK.Mungkin tak ada cara lain, selain membuat NIK baru, setidaknya itulah cara yang saya gunakan. Ya otomatis semua dokumen resmi pun harus diganti, mulai dari KK, kartu BPJS, SIM dll. Permohonan penggantian NIK bisa dilakukan di dinas kependudukan (disdukcapil). Saya tidak tahu apakah bisa diusahakan agar bisa menggunakan kembali NIK lama atau tidak, karena penggantian NIK baru tersebut merupakan solusi yang diberikan oleh disdukcapil.

Itulah sedikit cerita penglaman saya tentang bagaimana sulitnya mendapatkan sebuah kartu bernama eKTP. Semoga hal tersebut tak terjadi juga pada para pembaca. Semua pengalaman tersebut terjadi di mulai tahun 2012 hingga kemudian mendapatkan eKTP di tahun 2016, itu pun belum dengan pergantian dokumen lain seperti kartu BPJS, SIM, dll yang juga harus diganti.

Apply Kartu Kredit BCA Online

Comments

comments



About The Author

-




Related Posts to Pengalaman nomor induk kependudukan hilang dan berganti







keindahan islam

CLICK AJA TULISAN YOUTUBE DIBAWAH.. Gratis Kok.. 🙂